Tampilkan postingan dengan label Wisata Maluku Utara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Maluku Utara. Tampilkan semua postingan

Selasa, 09 April 2013

Ingin Melihat Lumba-Lumba Dilautan Lepas Datanglah ke Pulau Mare Maluku

Ingin melihat rumah lumba-lumba? Silakan datang ke perairan Pulau Mare, Tidore, Maluku Utara. Di sini, Anda dapat melihat gerombolan hewan yang terkenal bersahabat itu, saat melepas lelah.

Ingin Melihat Lumba-Lumba Dilautan Lepas Datanglah ke Pulau Mare Maluku

Gerombolan lumba-lumba bisa dilihat pagi dan sore sekitar pukul 06.00 WIT. Pada jam itu, lumba-lumba biasanya baru bangun tidur dan bersiap melakukan aktivitas ke sana ke mari.

Sekitar pukul 07.00 WIT, sekumpulan lumba-lumba itu sudah tak terlihat lagi. Mereka biasanya pergi untuk mencari makanan dan baru akan kembali ke lokasi itu menjelang malam.

Sabtu, 15 September 2012

Puluhan Tarian Daerah Warnai Puncak Sail Morotai

Puluhan jenis tari-tarian daerah asal Maluku Utara ditampilkan pada acara puncak Sail Morotai 2012 di Desa Juanga Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Sabtu (15/9/2012).

Puluhan Tarian Daerah Warnai Puncak Sail Morotai
1.000 penari Soya-soya menyambut Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Hj Ani Yudhoyono pada pembukaan Sail Morotai 2012

Penampilan para penari pun memukau perhatian para tamu undangan. Diawali tarian Soya-soya dengan jumlah penari sebanyak 1.000 orang, tarian ini dipersembahkan kepada Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Negara Ani Bambang Yudhoyono.

Tarian ini merupakan tarian khas Maluku Utara untuk menyambut para tamu-tamu agung yang berkunjung ke Maluku Utara. Tarian dengan iringan musik tradisional seperti tifa itu dilakoni para penari dengan penuh khidmat. Nampak Presiden maupun Ibu Negara sangat terpukau menyaksikan persembahan tarian selamat datang itu.

Jumat, 14 September 2012

Pulau Morotai, Jejak Sekutu dalam Perang Dunia II

Pulau Morotai terletak di utara Pulau Halmahera, Provinsi Maluku Utara. Pulau ini merupakan salah satu pulau paling utara di Indonesia. Kabupaten Pulau Morotai diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri, Mardiyanto, pada 29 Oktober 2008 sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Halmahera Utara.

Patung berupa empat tentara Indonesia dalam keadaan berperang dan satu wanita selaku wartawan atau yang disebut juga Patung Trikora telah siap untuk diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara puncak Sail Morotai 2012, di Morotai, Maluku Utara, Sabtu (15/9/2012).
Patung berupa empat tentara Indonesia dalam keadaan berperang dan satu wanita selaku wartawan atau yang disebut juga Patung Trikora telah siap untuk diresmikan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada acara puncak Sail Morotai 2012, di Morotai, Maluku Utara, Sabtu (15/9/2012).

Keindahan Morotai dengan segudang sejarah dari Perang Dunia II membuatnya dijuluki sebagai “Mutiara di Bibir Pasifik”.

Kota paling besar di Morotai adalah Daruba yang berlokasi di sebelah selatan. Di bagian utara pulau ini berbatas dengan Filipina, di bagian timurnya adalah Samudera Pasifik.

Dengan total populasi sekitar 53.000 jiwa dan luas sekitar 1.800 kilometer persegi. Pulau ini memiliki beberapa pantai dengan pemandangan memukau didampingi oleh rahasia keindahan bawah laut yang menyimpan misteri. Ya, Morotai memiliki beberapa tempat menyelam menarik yang sanggup membuat decak kagum tamu bawah lautnya.

Rabu, 12 September 2012

Perjalanan Menuju Sail Morotai

Semarak Sail Morotai mulai terasa di Kota Ternate. Spanduk Sail Morotai yang bertemakan "Mutiara di Bibir Pasifik" sudah terlihat ketika kita ingin keluar dari Bandara Baabullah, Ternate, Maluku Utara. Bukan hanya di bandara, spanduk promosi dan dukungan terhadap Sail Morotai banyak terlihat di sudut kota Ternate hingga Tobelo.



Para wisatawan yang ingin mengunjungi acara Sail Morotai melalui Ternate, jika ingin menempuh perjalan ke Pulau Morotai harus menyeberang melalui pelabuhan kota baru menuju ke Kota Sofifi dengan biaya kapal Rp 50.000 per orang dengan waktu tempuh 30 menit. Lalu melanjutkan perjalanan menuju Tobelo menggunakan taksi dengan tarif Rp 90.000 per orang. Jika datang beramai-ramai bisa menyewa taksi tersebut dengan harga sekitar Rp 300.000 - Rp 500.000 dengan perjalanan 4-5 jam.

Perjalanan menuju Pulau Morotai belum selesai. Kita harus melanjutkan perjalanan lagi dari Tobelo menuju Pulau Morotai menggunakan speedboat dengan tarif Rp 100.000 selama 1,5 jam.